Mengikut Yesus karena kita mengenal Dia secara pribadi bahwa Ia adalah Allah dan Ia adalah Juruselamat hidup kita. Tanpa pengorbanan Yesus diatas kayu salib maka hidup ini sia-sia, namun karena pengorbanan Kristus hidup ini berarti dan layak dihadapan Allah. Jangan sampai salah motivasi kita mengikut Yesus, ikutlah Yesus karena anda mengenal Bacaan Firman Tuhan: Filipi 2: 1-5. Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Yesus berkata, “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yohanes 8:12). Kata ‘ Akulah ‘ adalah sebagai penegasan bahwa Dia yang berfirman adalah Allah yang hadir sebagai terang untuk memberkati umatNya. Mereka hanya ingin tahu dan menghabiskan waktu beberapa saat dengan Yesus (Yoh. 1:38-39). Jadi, kisah di Matius 4:18-22 merupakan tindakan lanjut dari pertemuan-pertemuan sebelumnya. Tidak heran, murid-murid bisa langsung memberikan respons yang sangat cepat. Sekilas respons ini tidak terlalu sukar untuk dilakukan. Bacaan Firman Tuhan: Lukas 10: 38-42. "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya." Kita akui bahwa sikap Maria dan Marta adalah baik adanya dalam hal menyambut Yesus. C6Ady.

ilustrasi khotbah mengikut yesus